You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kapal Tradisional Mengalami Kecelakaan Laut Berhasil Diselamatkan Petugas
photo Suparni - Beritajakarta.id

KM Rajawali Berhasil Dievakuasi ke Pulau Lancang

Petugas dari Sektor 8 Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berhasil mengevakuasi kapal tradisional KM Rajawali rute Pulau Lancang-Cituis, Rawasaban yang mengalami kebocoran dan nyaris tenggelam.

Penumpang kapal semua selamat 

Kepala Sektor 8 Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Eko Mahendro mengatakan, dalam proses evakuasi kapal tersebut dikerahkan empat personel dengan perlengkapan satu unit pompa portable untuk penyedotan air di lambung kapal.

"Kami turut dibantu aparatur Kelurahan Pulau Pari dan Satpol PP setempat. Proses evakuasi berjalan lancar, kapal sudah dibawa ke docking kapal di Pulau Lancang sekitar pukul 22.00 untuk dilakukan perbaikan" ujarnya, Senin (22/3).

Personel Gulkarmat Berhasil Evakuasi Kapal Bocor di Dermaga Pulau Tidung

Eko menjelaskan, kapal tersebut diketahui tengah mengangkut sembako dengan jumlah lima penumpang kapal sebanyak lima.

"Penumpang kapal semua selamat dan sudah dievakuasi terlebih dahulu," terangnya

Sementara itu, Lurah Pulau Pari, Mahtum menuturkan, laporan terkait adanya kapal yang mengalami kebocoran tersebut diterima sekitar pukul 15.00 WIB.

"Warga kami yang juga pemilik kapal melaporkan, kapalnya nyaris tenggelam karena adanya kebocoran pada lambung kapal usai lepas sandar sekitar 250 meter dari Dermaga Cituis, Rawasaban, Tangerang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7071 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1280 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1180 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye929 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye812 personDessy Suciati